Jumat, 30 Desember 2011

LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN OKSIGENASI

A.  Pengertian
Oksigenasi adalah salah satu komponengas dan unsur vital dalam proses metabolisme untuk mempertahankan kelangsunganhidup seluruh sel-sel tubuh. Secara normal elemen ini diperoleh dengan caramenghirup O2 setiap kali bernapas. Masuknya oksigen ke jaringan tubuhditentukan oleh sistem respirasi kardiovaskuler dan keadaan hematologi(Wartonah, Tarwoto 2003).
Fisiologi jantung mencakup pengalirandarah yang membawa oksigen dari sirkulasi paru ke sisi kiri jantung danjaringan serta mengalirkan darah yang tidak mengandung oksigen ke sistempulmonar.
Perawat seringkali menemukan klienyang tidak mampu memenuhi kebutuhan oksigennya. Pemenuhan kebutuhan oksigendapat dilakukan dengan pemberian oksigen dengan menggunakan kanula dan masker,fisioterapi dada ,dan cara penghisapan lendir(suction). Tujuan pemberianoksigenasi adalah : untuk mempertahankan oksigen yang adekuat pada jaringan,untuk menurunkan kerja paru-paru dan untuk menurunkan kerja jantung.

B.  Penyebab
Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi penyebab klienmengalami gangguan oksigenasi, sebagai berikut:
1.     Gangguan jantung, meliputi : ketidakseimbangan jantungmeliputi ketidakseimbangan konduksi, kerusakan fungsi valvular, hipoksiamiokard, kondisi-kondisi kardiomiopati, dan hipoksia jaringan perifer.
2.     Gangguan pernapasan meliputi hiperventilasi, hipoventilasidan hipoksia.
3.     Kapasitas darah untuk membawa oksigen.
4.     Faktor perkembangan.
5.     Perilaku atau gaya hidup

C.  Klasifikasi
     Pemenuhankebutuhan oksigenasi di dalam tubuh terdiri atas tiga tahapan, yaitu ventilasi,difusi, dan transportasi.


1.     Ventilasi
Proses ini merupakan proses keluar dan masuknya oksigen dan atmosferke dalam alveoli atau dari alveoli ke atmosfer. Proses ventilasi inidipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:
a.        Adanya perbedaan tekanan antaraatmosfer dengan paru, semakin tinggi tempat, maka tekanan udara semakin rendah.Demikian pula sebaliknya, semakin rendah, maka tempat tekanan udara semakintinggi.
b.        Adanya kemampuan toraks danparu pada alveoli dalam melaksanakan ekspansi atau kembang kempis.
c.        Adanya jalan napas yang dimulaidari hidung hingga alveoli yang terdiri atas berbagai otot polos yang kcrjanyasangat dipengaruhi oleh sistem saraf otonom. Terjadinya rangsangan simpatisdapat menyebabkan relaksasi schingga dapat terjadi vasodilatasi, kemudian kerjasaraf parasimpatis dapat mcnycbabkan kontriksi sehingga dapat menyebabkanvasokontriksi atau proses penyempitan.
Photobucket